Selasa, 26 Juli 2016

arti pertumbuhan,perkembangan,metagenesis

tag ; IPA

Pertumbuhan
     Perumbuhan adalah bertambahnya volume,ukuran dan masa yang bersifat irreversibel,apa maksudnya irreversibel? irreversibel adalah sifat tidak dapat kembali semula. Dan terjadi karena adanya pertambahan jumlah sel dan pembesaran dari tiap sel.Pada proses pertumbuhan biasanya disertai dengan perubahan bentuk.Pertumbuhan dapat diukur (kuantitatif).








Perkembangan
      Perkembangan adalah proses menuju kedewasaan pada mahluk hidup yang bersifat tidak dapat dinyatakan dengan bilangan tapi bisa dilihat oleh mata telanjang (kualitatif).

Metagenesis
       Metagenesis atau pergiliran keturunan adalah daur hidup yang dialami oleh organisme,yang untuk setiap fase/atau tahapannya melibatkan individu dengan kandungan genetik berbeda : biasanya tahap haploid dan (n) dan tahap diploid (2n).Istilah ini umumnya dipakai pada konteks organisme yang termasuk Archaeplastida (tumbuhan hijau,alga merah,dan glaucophyta).











GLOSARIUM
-Haploid dalam biologi adalah individu dengan separuh genom sel normal (sel somatiknya)
-Diploid ialah individu atau sel yang meiliki dua set genom
-Genom dalam genetika dan biologi molekular modern ,adalah keseluruhan informasi genetik yang dimiliki
              suatu sel atau organisme ,atau khususnya keseluruhan asam nukleat yang meuat informasi tersebut

Senin, 25 Juli 2016

bhs.indonesia/kata kerja,kata sifat dan kata benda

tag ; bahasa.Indonesia
A. kata kerja (verba)
1.kata kerja adalah kata yang berupa suatu kegiatan
contoh ;
-makan
-menulis
-tidur
 2.dapat diberi kata "tidak"
contoh ;
-tidak makan,contoh kalimat ; Amin tidak makan sejak tadi pagi.
-tidak menulis,contoh kalimat ; Mirna tidak menulis,karena tertidur.

B.kata sifat (ajektif)
1.kata sifat adalah kata yang berupa suatu sifat
contoh ;
-cantik
-manis
-putih dan sebagainya
2.dapat diberi sangat,sungguh
contoh ;
-ia sangat cantik hari ini.
-teh ini sangat manis.
3.dapat diakhiri kata sekali
contoh ;
-putih sekali air susu ini.
-jauh sekali rumahmu.

C.kata benda (nomina)
1.kata benda adalah kata yang berupa suatu barang,benda,sesuatu
contoh ;
-meja
-rumah
-paman
-paman
2.dapat diberi kata "bukan"
 contoh ;
-ini bukan rumahku
-itu bukan Pamanku,tapi itu Ayahku.

terima kasih telah membaca artikel saya,semoga berguna bagi anda :)



                                  
 

Minggu, 24 Juli 2016

menanyakan dan menjawab Day/Hari dalam bahasa inggris

TAG; Bhs.Inggris/Day
Terjemahan harinya=
hari(indonesia) = day(inggris)
-senin =  monday
-selasa = tuesday
-rabu = wednesday
-kamis = thursday
-jum'at = friday
-sabtu = saturday
-minggu = sunday
Menanyakan hari =
1.menanya dan jawab hari ini(today)
  ask (tanya) =.what day is today? = hari apa hari ini?
  answer (jawab) = .It Is Wednesday = hari rabu
  atau lebih jelasnya= Today is Wednesday = hari ini hari rabu

2.menanya dan jawab hari kemarin (yesterday)
   ask (tanya) = What day was Yesterday? = Hari apa kemarin?
   answer (jawab) = Yesterday was Tuesday = kemarin hari selasa
   atau = it was tuesday = hari selasa

3.menanya dan jawab hari besok (tomorrow)
   ask (tanya) what day is tomorrow? = hari apa besok?
   answer (jawab) = tomorrow is thursday = besok hari kamis 
GLOSSARY (GLOSARIUM) =
first day = hari pertama
second day = hari kedua
pertama = first
kedua = second
ketiga = third
keemoat = fouth
after = sesudah / setelah
before = sebelum
    

Kamis, 21 Juli 2016

Contoh Soal Volume Kubus dan Pembahasannya


5 Contoh Soal dan Pembahasan Volume Bangun Ruang Kubus

Contoh Soal 1:


Sebuah kubus memiliki panjang rusuk  6 cm. Tentukanlah volume kubus tersebut!


Penyelesaiannya:

Diketahui : rusuk kubus (r) = 6 cm

Ditanya : volume (v)

Jawab :


V = r x r x r = 6 x 6 x 6 =  216 cm3


Jadi volume kubus tersebut adalah 216 cm3


Contoh Soal 2:


Andi akan mengirim paket berupa 125 souvenir yang dikemas dalam kotak berbentuk kubus berukuran 4 cm. Sebelum dikirim, souvenir tesebut dimasukan kedalam kardus besar yang berbentuk kubus hingga kardus terisi penuh.  Berapakah ukuran panjang kotak kardus yang digunakan Andi?


Penyelesaiannya:

Diketahui : Jumlah kotak obat = 125

                 Rusuk kotak souvenir =  4 cm


Ditanya = panjang rusuk (r)


Jawab : agar semua souvenir dapat masuk ke kardus, souvenir harus disusun sedemikian sehingga menyerupai bentuk kardus besar dengan susunan satuan kubus kecil tertentu. 
Contoh Soal  Volume Kubus dan Pembahasannya

Jadi ukuran panjang kardus adalah 20 cm


Contoh Soal 3:


Kamar mandi Wira memiliki bak berbentuk kubus dengan kedalaman 1 meter. Bak tersebut diisi air hingga penuh. Berapa liter air yang mengisi bak mandi Wira?


Penyelesaiannya:

Diketahui : rusuk kubus (r) = 1 meter

Ditanya : volume (v)                            


Jawab : V = r x r x r = 1 x 1 x 1 =  1 m3 = 1000 dm3 = 1000 liter


Jadi banyak air yang mengisi bak mandi Wira adalah 1000 liter


Contoh Soal 4:


Sandri memiliki mainan berbentuk kubus, ia menyusun kubus mainannya menjadi kubus yang berukuran lebih besar. Panjang sisi kubus besar yang dibuat Sandri adalah 4 buah kubus mainan. Berapa jumlah kubus yang digunakan Sandri untuk membuat kubus besar?


Penyelesaiannya:

Diketahui : rusuk kubus (r) = 4 satuan

Ditanya : banyak kubus mainan yang dibutuhkan = volume kubus (v)         


Jawab : V = r x r x r = 4  x 4 x 4 =  64 satuan


Jadi banyak kubus yang digunakan Sandri adalah 64 kubus


Contoh Soal 5:


Sebuah aquarium berbentuk kubus memiliki volume 343 liter. Berapa cm tinggi aquarim tersebut?


Penyelesaiannya:

Diketahui : volume kubus (v) = 343 liter = 343 dm3

Ditanya : tinggi aquarium = rusuk (r)  


Jawab :
Contoh Soal  Volume Kubus dan Pembahasannya
 Jadi tinggi aquarium adalah 70 cm

Contoh Soal dan Pembahasan Cara Menghitung Jarak Titik ke Garis Pada Kubus

Contoh Soal dan Pembahasan Cara Menghitung Jarak Titik ke Garis Pada Kubus

Contoh Soal 1

Diketahui panjang rusuk sebuah kubus ABCD.EFGH adalah 6cm. Maka hitunglah jarak:

a).titik D ke garis BF
b).titik B ke garis EG

Penyelesaiannya:

a).Agar lebih mudah dalam menjawabnya, mari kita perhatikan gambar di bawah ini:
 Contoh Soal dan Pembahasan Cara Menghitung Jarak Titik ke Garis Pada Kubus
Dari gambar di atas kita bisa melihat bahwa jarak titik D ke garis BF adalah panjang diagonal BD yang dapat ditentukan dengan menggunakan teorema phytagoras ataupun dengan rumus. Mari kita selesaikan dengan teorema phytagoras terlebih dahulu:

BD2 = AB2 + AD2
BD2 = 62 + 62
BD2 = 72
BD = √72 = 6√2 cm

beikut bila kita mencarinya dengan menggunakan rumus:

d = s√2
BD = AB√2
BD = (6 cm)√2
BD = 6√2 cm

Maka, jarak titik D ke garis BF adalah 6√2 cm



b). Sama halnya dengan soal a) kita juga harus membuat gambarnya terlebih dahulu agar lebih mudah mengerjakannya.
 Contoh Soal dan Pembahasan Cara Menghitung Jarak Titik ke Garis Pada Kubus
Dari perhitungan pada soal a) diketahui bahwa panjang diagonal sisi kubus FH = BD adalah 6√2 cm

Untuk mengetahui panjang BP, kita gunakan teorema phytagoras untuk segitiga siku-siku BFP:

FP = ½ FH = 3√2 cm

maka:

BP2 = FP2 + BF2
BP2 = (3√2)2 + 62
BP2 = 18 + 36
BP2 = 54
BP = √54 = 3√6 cm

Maka,jarak titik B ke garis EG adalah 3√6 cm

Contoh Soal Luas Layang-Layang dan Pembahasannya Contoh Soal Luas Layang-Layang dan Pembahasannya

Contoh Soal Luas Layang-Layang dan Pembahasannya

Contoh Soal 1:

Sebuah bangun berbentuk layang-layang dengan panjang diagonal 1(d1) berukuran 18 cm dan diagonal 2 (d2) berukuran 16 cm. Tentukan luas bangun tersebut !
Penyelesaiannya:
Diketahui:  diagonal 1 (d1) = 18 cm
                   Diagonal 2 (d2) = 16 cm
Ditanya : luas (L)
Jawab :
 
Jadi luas bangun tersebut adalah cm2

Contoh Soal 2:

Layang-layang memiliki luas 280 cm2 dan salah satu diagonalnya berukuran 20 cm. Tentukan ukuran diagonal yang lain!
Penyelesaiannya:
Diketahui:  diagonal 1 (d1) = 20 cm
                   luas (L) = 280 cm2
Ditanya : Diagonal 2 (d2)
Jawab :
 
Jadi panjang diagonal yang lainnya adalah 14 cm

Contoh Soal 3:

Deni akan membuat layang-layang. Dua potong bambu yang Deni pakai berukuran 30 cm dan 22 cm. Apabila layangan sudah jadi, berapakah luasnya?
Penyelesaiannya:
Diketahui:  diagonal 1 (d1) = 30 cm
                   Diagonal 2 (d2) = 22 cm
Ditanya : luas (L)
Jawab :
 
       Jadi luas layang-layang tersebut adalah cm2

Contoh Soal 4:

Aldo memiliki kertas berukuran 60 cm x 100 cm. Kertas itu ia gunakan untuk membuat 6 buah layang-layang yang berukuran 36 cm x 40 cm. Berapa luas kertas yang tersisa?
Penyelesaiannya:
Diketahui:  ukuran kertas = 60 cm x 100 cm
  diagonal 1 (d1) = 36 cm
                   Diagonal 2 (d2) = 40 cm
Ditanya : luas kertas tersisa (L)
Jawab :
 
        Luas kertas = 60 x 100 = 6000 cm2

Luas layang –layang =
Kertas terpakai = 6 x 720 = 4320 cm2
Kertas tersisa = 6000 cm2 - 4320 cm2 = 1680 cm2
Jadi luas kertasa yang tersisa adalah 1680 cm2

Contoh Soal 5:

Di rumah Mira terdapat hiasan dinding berbentuk layang-layang dengan ukuran luas 420 cm2.  Jika salah satu diagonalnya berukuran 28 cm tentukanlah ukuran diagonal yang lainnya!
Penyelesaiannya:
Diketahui:  diagonal 1 (d1) = 28 cm
                   luas (L) = 420 cm2
Ditanya : Diagonal 2 (d2)
Jawab :
  
Jadi panjang diagonal yang lainnya adalah 30 cm
 

Rabu, 20 Juli 2016

SURAH YANG ADA DI AL-QUR'AN



Surah dalam al-qur'an berjumlah 114 surah berikut adalah surah surahnya ;
No. Nama Surat Jumlah Ayat
1  Al Fatihah    الفاتحة 7
2 Al Baqarah  =  البقرة 286
3 Ali Imran  =  آل عمران 200
4 An Nisaa  =  النساء 176
5 Al Maidah  =  المائدة 120
6 Al An’am  =  الأنعام 165
7 Al A’raf  =  الأعراف 206
8 Al Anfaal  =  الأنفال 75
9 At Taubah  =  التوبة 129
10 Yunus  =  يونس 109
11 Huud  =  هود 123
12  Yusuf  =  يوسف 111
13 Ar Ra’du  =  الرعد 43
14 Ibrahim  =  ابراهيم 52
15 Al Hijr  =  الحجر 99
16 An Nahl  =  النحل 128
17 Al Israa’   =  الإسراء 111
18 Al Kahfi  =  الكهف 110
19 Maryam  =  مريم 98
20 Thaahaa  =  طه 135
21 Al Anbiyaa  =  الأنبياء 112
22 Al Hajj  =  الحج 78
23 Al Mu’minun  =  المؤمنون 118
24 An Nuur  =  النور 64
25  Al Furqaan  =  الفرقان 77
26 Asy Syu’ara  =  الشعراء 227
27 An Naml  =  النمل 93
28 Al Qashash  =  القصص 88
29 Al ‘Ankabut  =   العنكبوت 69
30 Ar Ruum  =  الروم 60
31 Luqman  =  لقمان 34
32 As Sajdah  =  السجدة 30
33 Al Ahzab  =  الأحزاب 73
34 Saba’  =  سبإ 54
35 Faathir  =  فاطر 45
36 Yaa Siin  =  يس 83
37 Ash Shaaffat  =  الصافات 182
38 Shaad  =  ص 88
39 Az Zumar  =  الزمر 75
40 Al Ghaafir  =  غافر 85
41 Al Fushilat  =  فصلت 54
42 Asy Syuura  =  الشورى 53
43 Az Zukhruf  =  الزخرف 89
44 Ad Dukhaan  =  الدخان 59
45 Al Jaatsiyah  =  الجاثية 37
46 Al Ahqaaf  =  الأحقاف 35
47 Muhammad  =  محمد 38
48 Al Fath  =  الفتح 29
49 Al Hujuraat  =  الحجرات 18
50 Qaaf  =  ق 45
51 Adz Dzaariyaat  =  الذاريات 60
52 Ath Thuur  =  الطور 49
53 An Najm  =  النجم 62
54 Al Qamar  = القمر 55
55 Ar Rahmaan  =  الرحمن 78
56 Al Waaqi’ah  =  الواقعة 96
57 Al Hadiid  =  الحديد 29
58 Al Mujaadalah  =  المجادلة 22
59 Al Hasyr  =  الحشر 24
60 Al Mumtahanah  =  الممتحنة 13
61 Ash Shaff  =  الصف 14
62 Al Jumuah  =  الجمعة 11
63 Al Munafiqun  =  المنافقون 11
64 Ath Taghabun  =  التغابن 18
65 Ath Thalaaq  =  الطلاق 12
66 At Tahrim  =  التحريم 12
67 Al Mulk  =  الملك 30
68 Al Qalam  =  القلم 52
69  Al Haaqqah  =  الحاقة 52
70 Al Ma’aarij  =  المعارج 44
71 Nuh  =  نوح 28
72 Al Jin  =  الجن 28
73 Al Muzammil  =  المزمل 20
74 Al Muddastir  =  المدثر 56
75 Al Qiyaamah  =  القيامة 40
76 Al Insaan  =  الانسان 31
77 Al Mursalaat  =  المرسلات 50
78 An Naba’  =  النبإ 40
79 An Naazi’at  =  النازِعات 46
80 ‘Abasa  =  عبس 42
81 At Takwir  =  التكوير 29
82 Al Infithar  =  الإنفطار 19
83 Al Muthaffifin  =  المطففين 36
84 Al Insyiqaq  =  الإنشقاق 25
85 Al Buruuj  =  البروج 22
86 Ath Thariq  =  الطارق 17
87 Al A’laa  =  الأعلى 19
88 Al Ghaasyiah  =  الغاشية 26
89 Al Fajr  = الفجر 30
90 Al Balad  =  البلد 20
91 Asy Syams  =  الشمس 15
92 Al Lail  =  الليل 21
93 Adh Dhuhaa =  الضحى 11
94 Asy Syarh  =  الشرح 8
95 At Tiin  =  التين 8
96 Al ‘Alaq  =  العلق 19
97 Al Qadr  =  القدر 5
98 Al Bayyinah  =  البينة 8
99 Az Zalzalah  =  الزلزلة 8
100 Al ‘Aadiyah  =  العاديات 11
101 Al Qaari’ah  =  القارعة 11
102 At Takaatsur  = التكاثر 8
103 Al ‘Ashr  = العصر 3
104 Al Humazah  =  الهمزة 9
105 Al Fiil  =  الفيل 5
106 Quraisy  =  قريش 4
107 Al Maa’uun  =  الماعون 7
108 Al Kautsar  =  الكوثر 3
109 Al Kafirun  =  الكافرون 6
110 An Nashr  =  النصر 3
111 Al Lahab  =  اللهب 5
112 Al Ikhlash  =  الإخلاص 4
113 Al Falaq  =  الفلق 5
114 An Naas  =  الناس 6

pengertian puasa dan macam macam puasa

 
 Arti dari puasa
Arti puasa menurut bahasa adalah menahan. Menurut syariat islam puasa adalah suatu bentuk aktifitas ibadah kepada Allah SWT dengan cara menahan diri dari makan, minum, hawa nafsu, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa sejak terbit matahari / fajar / subuh hingga matahari terbenam / maghrib dengan berniat terlebih dahulu sebelumnya.
Puasa memiliki fungsi dan manfaat untuk membuat kita menjadi tahan terhadap hawa nafsu, sabar, disiplin, jujur, peduli dengan fakir miskin, selalu bersyukur kepada Allah SWT dan juga untuk membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Orang yang diperbolehkan untuk berbuka puasa sebelum waktunya adalah :
- Dalam perjalanan jauh 80,640 km (wajib qodo puasa)
- Sedang sakit dan tidak dapat berpuasa (wajib qodo puasa)
- Sedang hamil atau menyusui (wajib qada puasa dan membayar fidyah)
- Sudah tua renta atau sakit yang tidak sembuh-sembuh (wajib membayar fidyah 3/4 liter beras atau bahan makanan lain)


Macam-Macam Puasa :


A. PUASA FARDHU
Puasa fardhu adalah puasa yang harus dilaksanakan berdasarkan ketentuan syariat Islam. Yang termasuk ke dalam puasa fardhu antara lain:

a. Puasa bulan Ramadhan
Puasa dalam bulan Ramadhan dilakukan berdasarkan perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an sebagai berikut :
- yâ ayyuhal-ladzîna âmanûkutiba ‘alaykumush-shiyâmu kamâ kutiba ‘alal-ladzîna min qoblikum la’allakum tattaqûn –
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu terhindar dari keburukan rohani dan jasmani (QS. Al Baqarah: 183).
- syahru Romadhônal-ladzî unzila fîhil-qurânu hudal-lin-nâsi wa bayyinâtim-minal-hudân wal-furqôn(i). Faman syahida min(g)kumusy-syahro falyashumh(u). wa man(g) kâna marîdhon aw ‘alâ safari(g) fa’iddatum-min ayyâmin ukhor. Yurîdullohu bikumul-yusro wa lâ yurîdu bikumul-‘usro wa litukmilul-‘iddata walitukabbirulloha ‘alâ mâ hadâkum wa la’allakum tasykurûn -
“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al Baqoroh: 185)
b. Puasa Kafarat
Puasa kafarat adalah puasa sebagai penebusan yang dikarenakan pelanggaran terhadap suatu hukum atau kelalaian dalam melaksanakan suatu kewajiban, sehingga mengharuskan seorang mukmin mengerjakannya supaya dosanya dihapuskan, bentuk pelanggaran dengan kafaratnya antara lain :
  1. Apabila seseorang melanggar sumpahnya dan ia tidak mampu memberi makan dan pakaian kepada sepuluh orang miskin atau membebaskan seorang roqobah, maka ia harus melaksanakan puasa selama tiga hari.
  2. Apabila seseorang secara sengaja membunuh seorang mukmin sedang ia tidak sanggup membayar uang darah (tebusan) atau memerdekakan roqobah maka ia harus berpuasa dua bulan berturut-turut (An Nisa: 94).
  3. Apabila dengan sengaja membatalkan puasanya dalam bulan Ramadhan tanpa ada halangan yang telah ditetapkan, ia harus membayar kafarat dengan berpuasa lagi sampai genap 60 hari.
  4. Barangsiapa yang melaksanakan ibadah haji bersama-sama dengan umrah, lalu tidak mendapatkan binatang kurban, maka ia harus melakukan puasa tiga hari di Mekkah dan tujuh hari sesudah ia sampai kembali ke rumah. Demikian pula, apabila dikarenakan suatu mudharat (alasan kesehatan dan sebagainya) maka berpangkas rambut, (tahallul) ia harus berpuasa selama 3 hari.
Menurut Imam Syafi’I, Maliki dan Hanafi:
Orang yang berpuasa berturut-turut karena Kafarat, yang disebabkan berbuka puasa pada bulan Ramadhan, ia tidak boleh berbuka walau hanya satu hari ditengah-tengah 2 (dua) bulan tersebut, karena kalau berbuka berarti ia telah memutuskan kelangsungan yang berturut-turut itu. Apabila ia berbuka, baik karena uzur atau tidak, ia wajib memulai puasa dari awal lagi selama dua bulan berturut-turut.[1]
c. Puasa Nazar
Adalah puasa yang tidak diwajibkan oleh Tuhan, begitu juga tidak disunnahkan oleh Rasulullah saw., melainkan manusia sendiri yang telah menetapkannya bagi dirinya sendiri untuk membersihkan (Tazkiyatun Nafs) atau mengadakan janji pada dirinya sendiri bahwa apabila Tuhan telah menganugerahkan keberhasilan dalam suatu pekerjaan, maka ia akan berpuasa sekian hari. Mengerjakan puasa nazar ini sifatnya wajib. Hari-hari nazar yang ditetapkan apabila tiba, maka berpuasa pada hari-hari tersebut jadi wajib atasnya dan apabila dia pada hari-hari itu sakit atau mengadakan perjalanan maka ia harus mengqadha pada hari-hari lain dan apabila tengah berpuasa nazar batal puasanya maka ia bertanggung jawab mengqadhanya.


B. PUASA SUNNAT
Puasa sunnat (nafal) adalah puasa yang apabila dikerjakan akan mendapatkan pahala dan apabila tidak dikerjakan tidak berdosa. Adapun puasa sunnat itu antara lain :
1. Puasa 6 (enam) hari di bulan Syawal
Bersumber dari Abu Ayyub Anshari r.a. sesungguhnya Rasulallah saw.  bersabda: “ Barang siapa berpuasa pada bulan Ramadhan, kemudian dia menyusulkannya dengan berpuasa enam hari pada bulan syawal , maka seakan – akan dia berpuasa selama setahun”.[2]
2. Puasa Tengah bulan (13, 14, 15) dari tiap-tiap bulan Qomariyah
Pada suatu hari ada seorng Arabdusun datang pada Rasulullah saw. dengan membawa kelinci yang telah dipanggang. Ketika daging kelinci itu dihidangkan pada beliau maka beliau saw. hanya menyuruh orang-orang yang ada di sekitar beliau saw. untuk menyantapnya, sedangkan beliau sendiri tidak ikut makan, demikian pula ketika si arab dusun tidak ikut makan, maka beliau saw. bertanya padanya, mengapa engkau tidak ikut makan? Jawabnya “aku sedang puasa tiga hari setiap bulan, maka sebaiknya lakukanlah puasa di hari-hari putih setiap bulan”. “kalau engkau bisa melakukannya puasa tiga hari setiap bulan maka sebaiknya lakukanlah puasa di hari-hari putih yaitu pada hari ke tiga belas, empat belas dan ke lima belas.[3]
3. Puasa hari Senin dan hari Kamis.
Dari Aisyah ra. Nabi saw. memilih puasa hari senin dan hari kamis. (H.R. Turmudzi)[4]
4. Puasa hari Arafah (Tanggal 9 Dzulhijjah atau Haji)
Dari Abu Qatadah, Nabi saw. bersabda: “Puasa hari Arafah itu menghapuskan dosa dua tahun, satu tahun yang tekah lalu  dan satu tahun yang akan datang” (H. R. Muslim)[5]
5. Puasa tanggal 9 dan 10 bulan Muharam.
Dari Salim, dari ayahnya berkata: Nabi saw. bersabda: Hari Asyuro (yakni 10 Muharram) itu jika seseorang menghendaki puasa, maka berpuasalah pada hari itu.[6]
6. Puasa nabi Daud as. (satu hari bepuasa satu hari berbuka)
Bersumber dari Abdullah bin Amar ra. dia berkata : Sesungguhnya Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya puasa yang paling disukai oleh Allah swt. ialah puasa Nabi Daud as. sembahyang yang paling d sukai oleh Allah ialah sembahyang Nabi Daud as. Dia tidur sampai tengah malam, kemudian melakukan ibadah pada sepertiganya dan sisanya lagi dia gunakan untuk tidur, kembali Nabi Daud berpuasa sehari dan tidak berpuasa sehari.”[7]
Mengenai masalah puasa Daud ini, apabila selang hari puasa tersebut masuk pada hari Jum’at atau dengan kata lain masuk puasa pada hari Jum’at, hal ini dibolehkan. Karena yang dimakruhkan adalah berpuasa pada satu hari Jum’at yang telah direncanakan hanya pada hari itu saja.
7. Puasa bulan Rajab, Sya’ban dan pada bulan-bulan suci
Dari Aisyah r.a berkata: Rasulullah saw. berpuasa sehingga kami mengatakan: beliau tidak berbuka. Dan beliau berbuka sehingga kami mengatakan: beliau tidak berpuasa. Saya tidaklah melihat Rasulullah saw. menyempurnakan puasa sebulan kecuali Ramadhan. Dan saya tidak melihat beliau berpuasa lebih banyak daripada puasa di bulan Sya’ban.[8]

C. PUASA MAKRUH
Menurut fiqih 4 (empat) mazhab, puasa makruh itu antara lain :
1. Puasa pada hari Jumat secara tersendiri
Berpuasa pada hari Jumat hukumnya makruh apabila puasa itu dilakukan secara mandiri. Artinya, hanya mengkhususkan hari Jumat saja untuk berpuasa.
Dari Abu Hurairah ra. berkata: “Saya mendengar Nabi saw. bersabda: “Janganlah kamu berpuasa pada hari Jum’at, melainkan bersama satu hari sebelumnya atau sesudahnya.” [9]
2. Puasa sehari atau dua hari sebelum bulan Ramadhan
Dari Abu Hurairah r.a dari Nabi saw. beliau bersabda: “Janganlah salah seorang dari kamu mendahului bulan Ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari, kecuali seseorang yang biasa berpuasa, maka berpuasalah hari itu.”[10]
3. Puasa pada hari syak (meragukan)
Dari Shilah bin Zufar berkata: Kami berada di sisi Amar pada hari yang diragukan Ramadhan-nya, lalu didatangkan seekor kambing, maka sebagian kaum menjauh. Maka ‘Ammar berkata: Barangsiapa yang berpuasa hari ini maka berarti dia mendurhakai Abal Qasim saw.[11]

D. PUASA HARAM
Puasa haram adalah puasa yang dilarang dalam agama Islam. Puasa yang diharamkan. Puasa-puasa tersebut antara lain:
a. Puasa pada dua hari raya
Dari Abu Ubaid hamba ibnu Azhar berkata: Saya menyaksikan hari raya (yakni mengikuti shalat Ied) bersama Umar bin Khattab r.a, lalu beliau berkata:”Ini adalah dua hari yang dilarang oleh Rasulullah saw. Untuk mengerjakan puasa, yaitu hari kamu semua berbuka dari puasamu (1 Syawwal) dan hari yang lain yang kamu semua makan pada hari itu, yaitu ibadah hajimu.[12](Shahih Bukhari, jilid III, No.1901)
b.  Puasa seorang wanita dengan tanpa izin suami
Dari Abu Hurairah ra. dari Nabi saw. bersabda: “Tidak boleh seorang wanita berpuasa sedangkan suaminya ada di rumah, di suatu hari selain bulan Ramadhan, kecuali mendapat izin suaminya.”[13](Sunan Ibnu Majah, jilid II, No.1761)
masih banyak lagi tentang puasa haram